Sampaikan Maklumat Kapolres Tuban Saat Silaturahmi Dengan Tokoh Agama

0
144

tribratanewstuban.com-Beredar luasnya informasi palsu (HOAX ) tentang adanya penculikan anak di berbagai media sosial mematik keresahan masyarakat di wilayah Kabupaten Tuban Khususnya di Kecamatan Plumpang. Menanggapi hal tersebut Seluruh jajaran kepolisian termasuk Polsek Plumpang memberikan himbauan keada masyarakat bahwa isu tentang penculikan adalah informasi palsu (HOAX) yang dihembuskan oleh sekolompok tertentu untuk mencipatkan keresahan di masyarakat (Senin, 27/03/2017)

Menanggapi hal tersebut Kapolsek Plumpang Akp Sidik Haribowo, S.H.,M.H memerintahkan anggotanya untuk menyampaikan maklumat Kapolres Tuban terkait isu penculikan anak. Melalui maklumatnya Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad, S.H.,S.I.K.,M.H menegaskan, polisi akan menindak tegas siapapun yang menyebarkan informasi palsu tentang penculikan anak. Karena itu, masyarakat diminta tenang dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang tidak benar alias hoax.

Merebaknya isu penculikan anak di wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten Tuban dan di Kecamatan Plumpang pada khususnya terjadi sejak beberapa hari terakhir. Isu yang tidak jelas kebenarannya itu tersebar melalui pesan berantai atau broadcast. Baik melalui BBM, Whatsapp, maupun postingan di media sosial seperti facebook.  Tak heran, isu penculikan anak di kawasan Jatim, salah satunya adalah di Kabupaten Tuban tersebut sudah dinilai cukup meresahkan. Warga banyak yang ketakutan dan mempertanyakan kebenaran isu tersebut.

“Dan tujuan dari si pembuat berita bohong ini untuk menganggu stabilitas kamtibmas di wilayah Tuban”, Kata Kapolsek.

“Kami Mohon ini di sampaikan  kepada warga masyarakatnya agar tidak terpengaruh kita jaga keamanan bersama, silahkan kita aktifkan kembali siskamling kami dari kepolisian bersama-sama muspika akan lebih aktif melakukan kegiatan pemberian informasi kepada masyarakat bahwa berita tentang penculikan tersebut adalah bohong. Dan selain itu kami akan melakukan kegiatan patroli bersama untuk memberi rasa aman kepada masyarakat”, lanjut Aiptu Darminto.

LEAVE A REPLY