Kapolresta Sidoarjo Perintahkan Anggota Untuk Tekan HTI dengan Silaturrohim Ke Ponpes

0
88

Sidoarjo, 14/05/2017 – Untuk memastikan tidak berkembangnya paham HTI di wilayah hukum buduran, Kapolsek Buduran beserta anggota menyambangi Pondok Pesantren Al Khoziny Desa Siwalanpanji Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo sekaligus bentuk silaturahmi aparat dengan masyarakat yang berlangsung Sabtu pagi (13/05) pukul 09.40 wib.

Kapolsek Buduran Kompol Saibani yang didampingi oleh Kasat Intelkam Polresta Sidoarjo Kompol Anggun Deddy S, S.I.K., M.I.K., Kasat Binmas Kompol Agus Suwandi S.H., MH., Kasubbaghumas AKP Samsul Hadi, dan Kanit Intelkam Polsek Buduran Ipda Djoko serta Kanit Binmas mendatangi Pondok pesantren dan disambut baik oleh pemilik pondok yaitu K.H Abdus Salam Mujib, kedatangan rombongan Kapolsek ini untuk bersilaturahmi juga berkoordinasi terkait kegiatan kegiatan yang dilaksanakan menjelang bulan puasa.

Kapolsek menjelaskan dan memberikan himbauan agar tidak melakukan sweeping ke warung warung atau tempat makan lainnya, “Apa tindakan Kyai saat ormas lain ada yang mengajak sweeping?” tanya Kapolsek Buduran. Jawaban yang diinginkan oleh Kapolsek Buduran pun didapat dari pemilik pondok. ” Selamai ini Ponpes AlKhoziny tidak pernah melakukan sweeping karena selama bulan puasa kegiatan semua santri hanya didalam pondok.

Kapolsek beserta jajaran sangat berterima kasih jika pondok pesantren ini bisa bekerja sama dengan aparat kepolisian.

Terkait HTI, menurut K.H Abdus salam apabila HTI masuk kedalam pondok bisa diyakini tidak bisa, ” Karena disini ada komandonya dan santri disini tidak boleh punya kebijakan sendiri sendiri.” jelas Pemilik pondok.

Bahkan HTI datang ke pondok setiap bulan untuk memberikan majalah tapi tidak dibagikan ke anak anak.

Dengan adanya pertemuan dan saling koordinasi ini maka diharapkan tidak ada yang bisa memecah belah NKRI apalagi terkait isu yang sedang marak terjadi.

LEAVE A REPLY