Kanit Binmas Tanjungpinang Berikan Doorprize Untuk Pos Kamling

Kunjungan Kanit Binmas Polsek Tanjungpinang Barat Ipda Jalaluddin dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemboja Bripka Agus Prabowo Kamis malam, 25/1/2018 berbeda dari kunjungan malam lain sebelumnya. Dengan didampingi Humas Polsek Tanjungpinang Barat Bripka Dicky, yang biasanya kunjungan silaturahmi sambil memantau keamanan lingkungan, namun kali ini dengan membawa perlengkapan Operasional Pos Kamling antara lain Rompi jaga, Tongkat dan Borgol.

Jalaluddin langsung menyerahkan perlengkapan Operasional Pos Kamling ini dan diterima RT III Kampung Tambak M. Kadri dan juga RW 3 Katra yang kebetulan malam itu sedang berada di Pos Kamling seperti hari-hari sebelumnya yang juga sering berkumpul dan bercengkrama dengan petugas jaga Pos Kamling dan warga.

Rasa bangga dan sumringah terpancar dari wajah Petugas Jaga Pos Kamling Arifin manakala Agus Prabowo memakaikan rompi jaga kepadanya.

Perlengkapan Operasional Pos Kamling ini diharapkan dapat mendongkrak kualitas jaga malam dan juga sebagai keamanan diri Petugas Jaga Pos Kamling.
Agus Prabowo juga berpesan kepada Petugas Jaga Pos Kamling agar menjaga dan merawat barang-barang tersebut agar senantiasa dapat digunakan dengan baik.

Alhamdulillah, Balita ini Selamat Berkat Respon Cepat Anggota Polres Tanjungpinang

Patroli dan sambang rutin yang dilakukan Aiptu Agus Depiandi Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Cermin Polsek Tanjungpinang Barat ini bukanlah suatu pekerjaan yang sia-sia dan tidak membuahkan hasil. Selain lebih mendekatkan dan mengakrabkan diri dengan masyarakat, memantau dan memonitor situasi keamanan di lingkungan, di sisi lain ternyata di sela-sela pelaksanaan tugas rutin tersebut ada tugas mulia yang mendatangkan pahala besar dan pertolongan terhadap orang lain.

Hal ini dibuktikan ketika Agus Depiandi sedang melaksanakan tugas kesehariannya berkeliling kampung sambil memantau situasi kamtibmas. Tanpa sengaja dirinya bertemu dengan warga yang membutuhkan pertolongan yang mana anak Balita warga tersebut mendadak terserang Step dan harus segera mendapat pertolongan.

Tanpa pikir panjang, Agus Depiandi bersama warga yang ada di tempat kejadian langsung membawa Balita tersebut ke Rumah Sakit terdekat dengan menggunakan kendaraan Dinas Bhabinkamtibmas yang sedang dikendarainya.

Setiba di Rumah Sakit, Balita segera mendapat perawatan medis dan nyawanya dapat terselamatkan. Agus Depiandi merasa senang karena di waktu krisis dan bertepatan dengan kehadirannya, dirinya bisa menolong Balita tersebut. Orang tua Balita tersebut pun sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga karena berkat respon cepat dan kehadiran Agus Depiandi, nyawa anak Balitanya dapat terselamatkan.

Festival Di Pulau Penyengat Diamankan Oleh Anggota Polres Tanjungpinang

Tanjungpinang.- Bertempat dibalai adat Pulau penyengat Tanjungpinang,Gubernur Prov.Kepri Dr.H.Nurdin Basirun S.Sos,M.Si meresmikan pembukaan Festival Pulau Penyengat (FPP) 2018,Rabu (14/02/2018).

pada festival sepanjang tanggal 14-18 Februari ini akan diselenggarakan peringatan HUT Pulau Penyengat.

Tak hanya itu saja, pada gelaran festival tahun ini juga akan diperbanyak beragam perlombaan agar helatan semakin semarak dari tahun-tahun sebelumnya. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin menjelaskan ada beberapa rangkaian kegiatan lomba yang akan disajikan.

“Seperti lomba berzanzi, lomba membaca Gurindam XII, lomba kompang dewasa klasik, lomba kompang kreasi remaja, lomba syarhil Gurindam XII, lomba busana melayu kreasi, lomba fotografi, lomba bazar kuliner khas Melayu, lomba fashion carnival, lomba lagu Melayu,” ungkap Kholidin, kemarin.

Ditambah lagi, sambung Kholidi, beragam perlombaan tradisional semacam lomba pankak gasing, lomba sampan dayung, becak hias, lomba nambat itik dan lomba pukul bantal. “Keseluruhan perlombaan ini akan dilaksanakan di Penyengat. Rangkaian kegiatan ini, tentunya akan memanjakan mata wisatawan dan menyemarakkan perayaan Hari Jadi Penyengat tahun 2018,” paparnya.

Bagi Sekda Kota Tanjungpinang, Riono, hajatan pelaksanaan FPP merupakan upaya kreatif Pemko Tanjungpinang dalam meningkatkan kunjungan wisata ke ibu kota Provinsi Kepri. Sejauh ini, dari dua kali gelaran sebelumnya, menunjukkan adanya peningkatan kunjungan wisata mancanegara, walau memang belum memunjukkan angka signifikan.

“Itulah mengapa juga kami sudah masukkan FPP ini kalender pariwisata Tanjungpinang,” ungkap Riono.

Sementara didalam kegiatan Festival Pulau Penyengat 2018  Polres Tanjungpinang menerjunkan personilnya untuk mengamankan kegiatan Festival Pulau penyengat 2018 tersebut agar berjalan aman dan tertib yang mana pengamanan kegiatan Festival Pulau Penyengat dibawah kendali Kapolsek Tanjung Pinang Kota,AKP Edy Supandi.

kampanye pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang dimulai

Tahapan kampanye pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang dimulai hari ini, Kamis (15/2/2018). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang memberikan waktu panjang untuk Paslon berkampanye, tepatnya selama 128 hari.

Akan tetapi, dalam rentang waktu tersebut, Paslon hanya diperbolehkan melakukan kampanye terbuka sebanyak satu kali. Kebiasaan, dalam kampanye terbuka ini, orang tua selalu mengajak sang anak, karena tidak ada yang menjaganya di rumah.
Namun ternyata, menurut Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Faisal, membawa anak saat kampanye merupakan kesalahan dan “haram” hukumnya.
Faisal mengimbau kepada semua Paslon dan Partai Politik untuk tidak melibatkan anak-anak di dalam kegiatan politik pada Pilkada serentak 2018 di Tanjungpinang.
“Setiap kegiatan kampanye dilarang melibatkan anak, baik itu kampanye terbuka, dialogis, dan sebagainya,” kata Muhammad Faizal saat diwawancarai, Rabu (14/2/2018).
Faizal ini menegaskan, larangan keras melibatkan anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye itu pun tertuang dalam Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 Perlindungan Anak. Untuk itu, pihaknya sangat mengharapkan, kampanye yang akan dilaksanakan pada 15 Februari adalah kampanye ramah anak.
“Kalau mengacu pada Pasal 15 dan Pasal 76 H Undang Undang Perlindungan Anak itu jelas, akan dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp100 juta,” katanya.
Untuk terciptanya kampanye yang ramah anak, kata Faizal, pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Kota Tanjungpinang dan Panwaslu Kota Tanjungpinang, diminta benar-benar memberikan pengetahuan kepada Parpol dan Paslon.
“Surati dan infokan kepada mereka, jangan nanti jika kedapatan malah masing-masing buang badan dan akhirnya orang tua yang kena. Orang tua harus disosialisasikan, saat coklit itu, KPU harus memberitahukan kepada masyarakat,” tutur Faisal.
Terkait hal tersebut, Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria mengaku, pihaknya telah mengantisipasi pelibatan anak-anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye nanti. Bahkan, katanya, larangan pelibatan itu juga tertera dengan jelas di dalam Peraturan KPU Nomor 4 tentang kampanye, bahwa dilarang membawa anak maupun menggunakan atribut pada saat kampanye.
“Yang diajak untuk kampanye itu adalah orang yang berhak untuk memilih, bukan anak-anak. Ini memang sifatnya dilarang, dalam aturan KPU ada, tapi di KPPAD ada Undang-undangnya, jadi banyak aturan yang mengatur,” kata Robby.
Robby berharap setiap Paslon mentaati aturan yang ada sebelum melakukan kampanye, agar tidak merugikan semua pihak.

Polres Tanjungpinang menggelar Dekralasi damai Pilkada 2018

Polres Tanjungpinang menggelar Dekralasi damai dan Simulasi Sistem Pangamanan Kota dalam rangka pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, dilaksanakan dalam rangka untuk pengamanan Pilkada Kota Tanjungpinang tahun 2018.

Acara Deklarasi Damai ini digelar di depan halaman Gedung Pramuka Provinsi Kepri dan disejalankan dengan pembacaan naskah perjanjian dan penandatangan naskah deklarasi damai di pandu oleh ketua tim kemenangan dari pasangan masing-masing calon Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018.

Dilansir wartakepri.co.id, Rabu, (14/2/2018), Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro dalam sambutannya mengatakan acara Deklarasi Damai dan Simulasi Sistem Pengamanan Kota, dalam rangka pemilihan Wakil dan Walikota Tanjung Pinang ini digelar dengan tujuan agar pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tanjung Pinang berlangsung aman dan damai, supaya  masyarakat dapat menentukan pilihannya dengan tenang.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya konflik-konflik antara kedua para pendukung pasangan calon Walikota Tanjung Pinang,saat Pilkada nanti,” kata Kapolres Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang mengharapkan agar pelaksanaan Pilkada tahun 2018 tidak ada kejadian-kejadan yang anarkis pada kedua pendukung pasangan calon Wakil dan Walikota. ” Semoga Pilkada Tanjung Pinang di tahun 2018 ini berjalan aman dan damai,” pungkas AKBP Ardiyanto Tedjo.

Apes, Baru Sebentar Saja Simpan Sabu Lansung Terciduk Polres Tanjungpinang

AKP M. Djaiz S.IP selaku Kasat Narkoba menuturkan berawal dari informasi yang diberikan masyarakat diduga seseorang akan transaksi Narkoba, kemudian anggota sat narkoba langsung menyelidiki, saat YT berada di Morning Bakery Jalan Aisyah Sulaiman pada hari rabu (07/2) pukul 00.05 malam anggota sat narkoba langsung menggeledah YT dengan disaksikan oleh Security Morning Bakery saat digeledah ditemukan sabu seberat 0,29 gram dengan dibungkus plastik bening di saku celananya, jelas Djaiz saat konferensi pers diruangan Sat Narkoba, kamis (08/2) sore.
“ Barang ini saya dapatkan dari MG, terang YT kepada petugas, tanpa membuang waktu satu jam setelah penangkapan YT tim kita dibawah pimpinan Ipda Fajar Bittikaka S.Tr.K langsung menelusuri keberadaan MG di Jalan Bakar Batu didepan Kantor Urusan Agama ( KUA ) Tanjungpinang tim langsung menggeledah, namun MG membuang barang bukti 1 ( satu ) paket sabu seberat 0,35 gram yang disimpan MG di kotak rokok UN.”
Saat kita menggeledah MG disaksikan Security tapi tidak kita temukan, namun salah satu tim curiga melihat pergerakan MG, kita periksa sekitar ternyata tim menemukan barang bukti sabu didalam kotak rokok UN tepat dibawah kaki MG, tersangka mengaku pada saat digeledah paket sabu yang Ada di tangannya langsung dibuang jelas Djaiz.
Dari pengakuan tersangka MG, dirinya mendapatkan sabu-sabu itu dari seseorang yang dikenalnya hanya melalui handphone dengan sistem lempar.
“Djaiz juga mengatakan kasus ini akan dikembangkan, ucap nya “.
Barang bukti yang kita amankan dari keduanya berupa 2 paket narkotika jenis sabu seberat 0,64 gram, 2 HP samsung warna putih dan hitam yang didalam nya ada Sim Card dan 1 kotak rokok merek UN.
Keduanya kita jerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara, pungkas Djaiz.

Semangat Polisi Tanjungpinang : Seragammu, Ladang Amal Ibadahmu

 

Tanjungpinang
Tak bisa dipungkiri sosok Anggota Polri jika tengah mengenakan seragam kedinasannya, maka spontanitas dirinya akan peka terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Ini buktinya, tepatnya Jumat pagi 9/2/18 di salah satu jalan protokol Kota Tanjungpinang yang mana rutinitas di pagi hari padat dengan kendaraan.
Di saat lalu lintas ramai, terdapat mobil yang tiba-tiba mogok tepat di tengah jalan yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.
Melihat hal itu spontan beberapa orang anggota Polisi langsung turun membantu meminggirkan mobil tersebut agar lalu lintas kembali lancar.
Tanpa disuruh, tanpa diperintah, tanpa paksaan, murni dari hati dan jiwa untuk menolong sesama.
Bravo Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Bukan Beramal Malah Curi Kotak Amal

Entah apa yang ada di pikiran DYK, wanita berusia 39 tahun ini nekad mengambil uang infaq warga yang datang melayat ke rumah duka Almarhumah Zuraidah warga Kelurahan Tanjungpinang Barat yang meninggal dunia.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu 7/2/18 sekira pukul 09.30 pagi. Cara DYK mengambil uang infaq tersebut adalah dengan datang berkunjung ke rumah duka dan turut mengucapkan bela sungkawa. Kemudian berpura-pura memasukkan infaq. Namun alih-alih memberi sumbangan, uang atau amplop yang ada di tempat yang telah dipersiapkan keluarga yang berduka malah diambil wanita ini. Warga yang bertakziah merasa curiga langsung mengamankan dan menginterogasi DYK. Alhasil wanita ini mengakui perbuatannya dan ditangannya terdapat amplop dan sejumlah uang.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjungpinang Barat BRIGADIR RIO HARRYANTO yang pada saat itu juga datang melayat langsung mengamankan DYK ke Polsek Tanjungpinang Barat yang terlebih dahulu tertangkap tangan dan diamankan warga. Setiba di Polsek Tanjungpinang Barat, DYK diinterogasi dan diambil identitas serta rekam jejaknya. Namun atas permintaan keluarga Korban yang sedang berduka untuk tidak melanjutkan Perkara ini ke Proses Hukum, DYK membuat pernyataan tertulis sambil meminta maaf dan tidak akan melakukan perbuatan seperti itu lagi.

Dapat Penghargaan : Polres Tanjungpinang dalam hal ini diterima langsung oleh Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, S.IK, MH.

Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memberikan penghargaan unit penyelenggara pelayanan publik terbaik Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi dan Role Model 72 Kabupaten/Kota serta Workshop peningkatan kualitas pelayanan publik tahun 2017.

“Kami memberikan penghargaan ini pasti sudah dievaluasi sehingga untuk kedepannya kami harapkan seluruh pelayanan publik untuk menggali lagi dan tidak boleh cepat puas dengan apa yang telah diterima sekarang”, tutur MenPAN-RB Asman Abnur dalam sambutannya di Gedung Serbaguna KemenPAN-RB Jl. Jenderal Sudirman Jakarta Selatan, Rabu (24/01/2018).

Dalam kesempatan tersebut, salah satunya yang menerima penghargaan yaitu Polres Tanjungpinang dalam hal ini diterima langsung oleh Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, S.IK, MH.

“Kami (Polres Tanjungpinang) menerima pengharagaan pelayanan publik dari KemenPAN-RB dengan kategori Baik, namun kami tidak berpuas hati dan untuk kedepannya akan kami tingkatkan lagi dengan mengoptimalkan inovasi yang sudah kami operasionalkan”, ujar Ardiyanto.

“Adapun inovasi Polres Tanjungpinang yang berbasis IT diantaranya SAS (Smart Alarm System), SKCK Online, SP2HP Online, Pengaduan online, Cyber Troops, Blogger Tanjungpinang serta Website polrestanjungpinang.info”, tambah Ardiyanto.

Evaluasi dan pemberian penghargaan ini dimaksud untuk meningkatkan motivasi institusi pelayanan publik agar bekerja semakin baik. Diharapkan institusi terus bersaing memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Tanjungpinang Dampingi Tim Asistensi Mabes Polri Dalam Cek Kesiapan Pilkada

 

Tim Asistensi dan Supervisi Pamatwil Mabes Polri mengecek kesiapan pengamanan Polres Tanjungpinang dalam menghadapi Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, belum lama ini.

Dalam penyampaian di depan awak media, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro menjelaskan bahwa Polres Tanjungpinang mendapatkan Asistensi dan Supervisi dari Mabes Polri terkait dengan persiapan pihak kepolisian dalam pengamanan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang 2018.

“Tim ini terdiri tujuh orang dari Mabes Polri yang melihat serta mengecek kesiapan Polres Tanjungpinang dalam pengamanan Pilkada 2018 yang di Wilayah Polda Kepri hanya Kota Tanjungpinang yang akan diadakan Pilkada, sehingga tim dari Mabes Polri langsung turun melihat kesiapan apa saja yang sudah Polres Tanjungpinang dan juga nantinya tim akan melihat latihan simulasi sispam kota,” kata Ardiyanto.

Menurut Ardiyanto Tim juga melihat langsung dan menilai kesiapan simulasi sispam kota Polres Tanjungpinang di Jalan Basuki Rahmad, Kota Tanjungpnang. Polres Tanjungpinang, katanya dalam kesiapan menghadapi Pilkada telah membuat rencana operasi, dan menyusun rencana pengamanan sesuai tahapan yang akan berlangsung serta melakukan operasi Cipkon ( Cipta Kondisi ) menjelang Pilkada nantinya.

“Disamping itu juga Polres Tanjungpinang juga sudah melakukan Sambang Gurindam dengan tokoh tokoh masyarakat untuk menyerap aspirasi tentang situasi Pilwako Kota Tanjungpinang 2018, agar berjalan dengan aman dan lancar,”ujarnya,sebagaimana dikutip riaukepri.com dari tribratanews, Minggu (4/2/2018).

Dijelaskannya, Polres Tanjungpinang dalam Pilkada Tanjungpinang mengerahkan 2/3 kekuatan sebanyak 330 personel dan juga akan dibantu oleh personil Brimob Polda Kepri, Sabhara Polda Kepri dan TNI. Berdasarkan data Pilgub 2015 ada 313 TPS, dari TPS tersebut dibagi tiga kategori.

“Sebanyak 300 TPS dalam kategori aman, rawan I ada 12 dan rawan II ada satu TPS, kategori rawan ini berdasarkan letak geografis atau karena letaknya jauh dari pusat kota Tanjungpinang. Sejauh ini kondisi masih aman dan kondusif, namun kita tetap akan selalu melakukan kegiatan Cipkon untuk Tanjungpinang yang aman,”tekadnya.