Ansor dan Banser DIY Sikapi Tegas Ormas Anti-NKRI

0
232
Ansor dan Banser DIY Sikapi Tegas Ormas Anti-NKRI
Bantul, NU Online
Berkaitan dengan rencana diadakannya Masyirah Panji Rasulullah di Masjid Agung Manunggal Bantul, Yogyakarta oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ahad (9/4), Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor (Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Satkorwil Banser DIY dengan tegas menolak kegiatan tersebut.
Melalui keterangan tertulisnya, GP Ansor DIY dan Satkorwil Banser DIY mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan ancaman yang nyata bagi disintegrasi bangsa.
Berikut ini pernyataan resmi PW GP Ansor DIY yang dirilis, Senin (2/4/2017).
Dengan mengucap syukur kehadirat Allah Subhanahu wata’ala, dan senantiasa mengharap syafaat Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasalam, dengan ini PW GP Ansor bersama Satkorwil Banser DIY, menyatakan sikap:
1. Maraknya kegiatan ‘Masirah Panji Rasulullah’ yang rencananya diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Surabaya, Jawa Timur (2/4/2017), di Semarang, Jawa Tengah (9/4/2017) dan keduanya mendapatkan penolakan dari sejumlah elemen masyarakat, merupakan ancaman yang nyata bagi disintegrasi bangsa, sehingga kami menolak kegiatan serupa yang rencananya diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Masjid Agung Manunggal Bantul, Yogyakarta (9/4/2017) yang bertema Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Umat.
2. Menolak segala bentuk gagasan khilafah yang diprakarsai oleh HTI karena membahayakan dan merongrong 4 (empat) Pilar Bangsa yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.
3. Mengintruksikan kepada seluruh Anggota Banser DIY untuk bekerjasama dengan Pemerintah, TNI dan Polri guna mengambil langkah-langkah strategis dalam menghalau kegiatan-kegiatan yang dengan sengaja menyebarkan propaganda khilafah dengan tujuan merubah Pancasila sebagai Ideologi dan UUD 1945 sebagai Dasar Negara.
4. Mengajak pengikut HTI dan sejenisnya untuk kembali pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang sesuai dalam bingkai NKRI.
(Nur Rokhim/Fathoni)
Ansor dan Banser DIY Sikapi Tegas Ormas Anti-NKRI
Bantul, NU Online
Berkaitan dengan rencana diadakannya Masyirah Panji Rasulullah di Masjid Agung Manunggal Bantul, Yogyakarta oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ahad (9/4), Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor (Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Satkorwil Banser DIY dengan tegas menolak kegiatan tersebut.
Melalui keterangan tertulisnya, GP Ansor DIY dan Satkorwil Banser DIY mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan ancaman yang nyata bagi disintegrasi bangsa.
Berikut ini pernyataan resmi PW GP Ansor DIY yang dirilis, Senin (2/4/2017).
Dengan mengucap syukur kehadirat Allah Subhanahu wata’ala, dan senantiasa mengharap syafaat Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasalam, dengan ini PW GP Ansor bersama Satkorwil Banser DIY, menyatakan sikap:
1. Maraknya kegiatan ‘Masirah Panji Rasulullah’ yang rencananya diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Surabaya, Jawa Timur (2/4/2017), di Semarang, Jawa Tengah (9/4/2017) dan keduanya mendapatkan penolakan dari sejumlah elemen masyarakat, merupakan ancaman yang nyata bagi disintegrasi bangsa, sehingga kami menolak kegiatan serupa yang rencananya diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Masjid Agung Manunggal Bantul, Yogyakarta (9/4/2017) yang bertema Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Umat.
2. Menolak segala bentuk gagasan khilafah yang diprakarsai oleh HTI karena membahayakan dan merongrong 4 (empat) Pilar Bangsa yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.
3. Mengintruksikan kepada seluruh Anggota Banser DIY untuk bekerjasama dengan Pemerintah, TNI dan Polri guna mengambil langkah-langkah strategis dalam menghalau kegiatan-kegiatan yang dengan sengaja menyebarkan propaganda khilafah dengan tujuan merubah Pancasila sebagai Ideologi dan UUD 1945 sebagai Dasar Negara.
4. Mengajak pengikut HTI dan sejenisnya untuk kembali pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang sesuai dalam bingkai NKRI.

LEAVE A REPLY